Benarkah?

6.45. 7/4. Mari kita lihat akan seperti apa orderan yang aku dapat hari ini.
Kalau kemaren di saat sedang memanaskan motorku, orderan grab bike masuk sebagai penglaris. Tentu aku senang karena notifikasi dari pihak aplikator soal pembatalan order akan menghambat orderan di hari berikutnya tidak terbukti. Ini buktinya orderan masuk tidak lama setelah aplikasi grab driver ku di nyalakan. Tergolong sangat cepat, walaupun aku lumayan sering mendapatkan orderan secepat ini dan begitu juga banyak driver lainnya.
Akhirnya 07.07 orderan pertama ku, grab bike. Pick up di jalan cicalengka tujuan SMAN 23. Jarak pendek tarif 7200. Orderan kedua ku masuk disaat aku sedang mengisi bahan bakar untuk motorku, pick up di komplek dai-ichi tujuan SMA kartika xix di jalan aceh. Termasuk jarak pendek tarif 7200. Dua orderan tersebut menggunakan metode pembayaran tunai, artinya aku menerima 11000. Tapi dari saldo dompet kredit di aplikasi driverku aplikator mengambil hak nya sebesar 20℅ dari setiap tarif/perjalanan.
Dari jalan Aceh aku gas lagi kembali ke antapani, karena pada jam sibuk mendekati pemukiman kemungkinan untuk mendapatkan orderannya sangat besar. Jam sibuk tentu saja macet tapi tidak terlalu parah kalau di bandingkan sebelum masa pandemi.
Orderan ketiga 08.18. Grab bike, dari jalan depok menuju jalan kebon jukut. Metode pembayarannya, tunai. Beres drop off terlalu jauh kalau harus kembali ke antapani. Oke ku gas motorku menuju jalan sumatera di samping hotel santika, tepat di parkiran para karyawan BIP dan Riau Junction salah satu lokasi mangkal ku. Tp di jam seperti ini tidak bisa terlalu banyak berharap soal orderan. Pertama lokasi di tengah kota dan kedua masih terlalu pagi.

    kebon Jukut

    Hotel Santika, Jalan Sumatera

Tidak sampe setengah jam di jalan sumatera, setelah menghabiskan kopiku, ku gas motorku menuju jalan cimanuk. Toko organik selalu aktif dengan orderan grab express nya. Semoga saja.

    Toko Organic, Jalan Cimanuk

Dan betul saja, belum 15menit menunggu akhirnya orderan grab express dari toko organic masuk. Satu paket kecil di kirim ke gegerkalong girang, metode pembayaran non tunai. Setelah aku selesaikan pekerjaanku di gegerkalong aku mengarahkan tujuan ku ke cimbuleuit, untuk makan siang di warteg langgananku sekaligus mangkal. Riwayatku terbilang bagus disana. Tiba2 orderan grab express kedua masuk dari setiabudhi supermarket ketika aku melintas tepat di depan lokasi. Instruksinya adalah mengambil belanjaan yang sudah disiapkan atas nama kevin dan dikirim ke setiabudi regency. Oke mohon di tunggu, balasku dengan cepat. Dua kantong plastik belanja besar namun masih bisa di kondisikan meluncur dengan cepat menuju jalan lapis lazarus di setiabudi regency.

   Setiabudhi Supermarket

Setiabudi Regency

Siang ini tidak terlalu panas seperti hari2 sebelumnya dan aku merasa orderan hari ini terhitung cukup cepat dari satu orderan ke orderan berikutnya. Semoga cuaca mendukung hari ini jd aku bisa memaksimalkan jam kerja ku yang hanya sampe jam 17. Atau setidaknya orderannya bisa melewati batas minimal targetku sebelum akhirnya sore nanti hujan seperti sore2 sebelumnya. 

Komentar